ASRI-

Chainsaw Buyback

Di akhir tahun 2016, ASRI memulai program kewirausahaan yang sekaligus merupakan pendekatan terbaru dalam upaya mengurangi angka penebang kayu liar di sekitar Taman Nasional Gunung Palung. Tujuan program ini lainnya adalah Menggali usaha potensial sebagai mata pencaharian tetap di luar penebang. Membangun komunikasi dengan pihak logger, pemerintah desa dan pemerintah daerah dan sahabut hutan. Meningkatkan kapasitas logger melalui pelatihan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan.

Program kewirausahaan ini menggunakan skema Chainsaw Buyback dimana para penebang kayu ilegal akan diberikan modal usaha dengan cara menjual gergaji mereka kepada kami dan ditukar dengan pendampingan kegiatan usaha secara insentif yaitu: pengelolaan bisnis dan keuangan rumah tangga.

Program ini merupakan joint business ASRI dengan masyarakat dimana terdapat bagi hasil atas keuntungan yang didapat. Bagi hasil akan dihentikan ketika seluruh hasil keuntungan berhasil menutup biaya modal usaha. Lalu untuk seterusnya usaha tersebut menjadi milik pribadi peserta program. Target peserta program ini adalah penebang kayu liar dan tentu juga melibatkan para istri mereka.