ASRI-
Pak Agus (Koordinator Chainsaw Buyback ASRI) menanam di lokasi rehabilitasi Rantau Panjang

Green Day ASRI 2018

Penanaman penghijauan lahan kebun menjadi hutan

Yayasan ASRI memiliki acara rutin tahunan yang dikenal dengan Hari Hijau, atau lebih keren Green day. Acara penanaman pohon ini merupakan salah satu cara ASRI untuk mempererat hubungan dengan staf ASRI, masyarakat, dan pemerintahan.

Kegiatan penghijauan ini dilaksanakan pada musim tanam di area rehabilitasi zona khusus perladangan Taman Nasional Gunung Palung. Lokasi yang dipilih ialah berada di Dusun Rantau Panjang, Desa Harapan Mulia.

Fakta uniknya, lahan ladang yang telah masyarakat budidayakan ini direhabilitasi dengan cara melibatkan mereka. Hal ini dilakukan karena untuk mempertahankan keberlangsungan fungsi pokok hutan. Sehingga kerusakan hutan lanjutan dan pembukaan hutan untuk ladang baru dapat dihentikan.

Manfaat lainnya bagi masyarakat ialah peningkatan ekonomi, yaitu tanaman-tanaman yang terdapat di area rehabilitasi memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat dipanen setelah kurang lebih lima tahun penanman.

Sedangkan untuk jangkan panjang adalah perbaikan kondisi ekosistem, penurunan erosi, perbaikan resapan air dan sekuestrasi karbon. Kegiatan rehabilitasi ini masuk sebagai bagian dari Reboisasi dengan nama, Program Kebun Menjadi Hutan.

Program ini mulai berlangsung dari bulan April 2018 dan disepakati bersama Direktur Eksekutif ASRI, Kepala SPTN I Sukadana dan Ketua Kelompok Penghijauan. Serta diketahui oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung dan Penangung Jawab Kepala Desa Harapan Mulia. Sedangkan luas area yang akan direhabilitasi 17 Ha dengan jumlah anggota kelompok penghijauan 28 orang.

Acara Green Day 2018 ini dilaksanakan pada hari Rabu, 16 Mei 2018 dan dihadiri oleh staf ASRI, staf Health In Harmony, Amanat Trust (donatur), perwakilan dari mahasiswa OSU (The Ohio State University), ASRI Teens, Pj. Kepala Desa Harapan Mulia, perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Kayong Utara, Kepala Resort Sedahan Jaya Balai Taman Nasional Gunung Palung, sekretaris kelompok tani, Sahabat Hutan, sekretaris Desa Harapan Mulia dan tamu undangan lainnya.

Staf dan tamu yang hadir yang hadir begitu antusias dan semangat mengikuti rangkaian acara Green Day. Sebelum kegiatan penanaman, acara dibuka dengan kata sambutan, lalu hiburan berupa pembacaan puisi yang memukau dari Pak Yohanes berjudul: Membalut yang Tersisa. Selanjutnya penampilan heboh dari perawat gigi, Bagus, membacakan beberapa bait pantun. Kemudian sembari menikmati bubur pedas, seluruh tamu disuguhkan penampilan dari seluruh staf dan ASRI Teens yang menyanyikan lagu Mars ASRI dan lagu Tanam – Tanam karya Iwan Fals.

Sebagai penutup acara, seluruh staf dan tamu melakukan penanaman bersama di lokasi rehabilitasi. Sayangnya, di tengah proses penanaman harus terhenti disebabkan hujan lebat menguyur. Semoga bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dan membantu penghijauan di sekitar kawasan TNGP.

Terima kasih kepada seluruh staf dan tamu yang telah hadir dan mendukung acara Green Day ASRI 2018.

“The health of humans and the health of the environment are inextricably intertwined. if both are not health, neither can be (Kesehatan manusia dan kesehatan lingkungan sangat tidak dapat dipisahkan. Jika lingkungan tidak sehat, maka manusia tidak sehat. Begitu juga sebaliknya.)” -Kinari Webb-

Admin ASRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *