ASRI-
Serah Terima Mobil Ambulans Baru untuk masyarakat Kayong Utara dari Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia kepada Klinik ASRI

Hadiah Mobil Ambulans Kepada Masyarakat Kayong Utara Dari Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia

Pada hari Jumat, 7 November 2018 secara resmi telah diadakan acara serah terima bantuan ambulans di Kabupaten Kayong Utara antara Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia dengan Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) di Klinik ASRI.

Acara dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kayong Utara, Drs. Citra Duani, perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang Mr. Kazuho Yoshida dan Mr. Sasaki Shinpei, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, perwakilan dari RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara, tokoh masyarakat serta seluruh staf ASRI.

Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) adalah lembaga non profit yang memiliki pendekatan unik dan inovatif dalam upaya pelestarian hutan dan peningkatan kesehatan masyarakat. ASRI percaya bahwa kesehatan manusia dan lingkungan sangat berkaitan erat dan tidak terpisahkan. Dalam 11 tahun terakhir, ASRI berkerja untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan melestarikan hutan Taman Nasional Gunung Palung di wilayah Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Klinik ASRI adalah salah satu program kesehatan di Yayasan ASRI dan sudah berdiri sejak bulan Juli 2007. Ambulans klinik ASRI melayani masyarakat yang perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, terutama Rumah Sakit di Ketapang yang berjarak 2 jam perjalanan dari Sukadana.

“Pemerintah Jepang mempunyai project yang bernama grassroot, yaitu bantuan/ hibah dana khusus ke daerah-daerah yang butuh bantuan secara financial dimana pemerintah pusat masih belum bisa menjangkaunya. Sehingga project grassroot seperti ini bisa dilaksanakan ke desa-desa yang membutuhkan bantuan. Sebelumnya project grassroot ini fokus di bidang pendidikan, seperti pembangunan sekolah. Kami memutuskan untuk memilih proposal ASRI dan melaksanakannya dengan cepat karena jika masyarakat di Kabupaten Kayong Utara harus mendapatkan tindakan medis yang serius, umumnya mereka harus ke rumah sakit yang cukup jauh ke Ketapang,” jelas Kazuho Yoshida selaku Sekretaris Dua Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia.

Laporan PBB terbaru menyebutkan bahwa masyarakat dunia hanya punya waktu 12 tahun untuk membatasi perubahan iklim. Pelestarian hutan dengan menahan laju deforestasi dan meningkatkan reforestasi merupakan cara yang paling efektif dan berbiaya rendah untuk mengurangi emisi karbon. Hal itu telah dikerjakan ASRI sejak hampir 12 tahun yang lalu yakni membangun pelayanan kesehatan berbasis konservasi hutan.

Di klinik ASRI pasien dapat membayar biaya pengobatan dengan bibit tanaman. Sepanjang tahun 2018, Klinik ASRI sudah menerima hampir 15,000 bibit yang akan digunakan dalam program penanaman kembali.

“Klinik ASRI memberikan pelayanan kesehatan berbasis konservasi hutan. Sumbangan Ambulans ini sesungguhnya tidak hanya membantu menyelamatkan masyarakat Kalimantan, tapi juga menjaga hutan Kalimantan yang berperan penting dalam mengurangi pemanasan global,” kesan Nur Febriani selaku Direktur Eksekutif Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI).

Tulisan oleh: Oka Nurlaila (Staf Marketing Komunikasi ASRI)

Admin ASRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *