Oleh Oka Nurlaila
31 October 2022
Bu Supiyah Bisa Membangun Toilet Dari Hasil Ternak Kambing

Bu Supiyah dari Desa Riam Berasap Jaya telah tergabung sebagai anggota Kambing untuk Janda dari tahun 2016. Saat ini Bu Supiyah memiliki tiga ekor kambing, yang terdiri dari 1 ekor betina, 1 ekor jantan, dan 1 ekor anak kambing. Saat cuaca cerah Bu Supiyah membawa kambing-kambingnya ke lahan kosong di samping rumahnya. Di sana kambing-kambingnya dapat bergerak bebas dan makan rumput sepuasnya di sekitar lahan tersebut dengan bebas. 

 

Bu Setiawati selaku koordinator program Kambing untuk Janda setiap sebulan sekali sering memantau kesehatan kambing-kambing para janda. Pernah suatu hari salah satu kambing Bu Supiyah jatuh sakit dan tidak mau makan kalau tidak ia suapi. Bu Supiyah pun mengobati kambing tersebut dengan menggunakan obat tradisional yang pernah Bu Setiawati ajarkan, seperti campuran air gula, garam, kunyit, dan kencur.

 

Selama enam tahun merawat kambing, Bu Supiyah sudah satu kali menjual kambingnya untuk Aqiqah (the celebration of a birth in islam), dan dua kali menjualnya untuk menambah biaya pembangunan toilet di rumah. Dulu sebelum adanya toilet Bu Supiyah dan keluarga terbiasa buang air besar dan kecil di hutan belakang rumah.

 

“Kambing-kambing ini sangat berguna untuk keluarga saya. Ada hasilnya. Kami merasa sangat terbantu, jadi bisa bangun toilet di rumah,” ucap Bu Supiyah tertawa sembari memberi makan kambingnya.

 

Bu Supiyah dapat membuat toilet dari hasil jual kambing

Bu Supiyah bersama Bu Setiyawati (Koordinator Program Kambing Untuk Janda) Memperlihatkan Toilet Hasil Jual Kambing Miliknya